Satu minggu setelah pembentukan dari
divisi Federasi Dunia, Kekaisaran pun melakukan pergerakan dengan mengirim
puluhan ribu pasukan dan 100 pesawat yang sudah terlatih secara fisik maupun
mental.. Pasukan tersebut melakukan invasi besar-besaran terhadap negara yang
ada di tetangganya dahulu sebelum menguasai seluruh Benua Zagros. Dengan
mudahnya Kekaisaran pun berhasil mengalahkan banyak negara, dan yang tersisa hanyalah
4 dari pihak Federasi. Invasi besar-besaran ini berdampak sangat besar terhadap
Federasi Dunia, tetapi pergerakan Kekaisaran sudah terbaca oleh Presiden. Sebab
dua hari sebelum invasi yang dilakukan Kekaisaran, Presiden telah memindah
rakyat sipil & memfokuskan militer ke dalam Federasi Dunia.. dan menganggap
itu sebagai sebuah umpan saja kepada Kekaisaran.
“Saya
sudah memprediksikan kalau Kekaisaran akan melakukan invasi besar-besaran. Selanjutnya
tugas kita hanyalah memindahkan seluruh penduduk sipil ke tempat yang aman,
yaitu di Republik Veros. Dengan demikian Kekaisaran yakin bahwa kita sudah
mengaku kalah dengan Kekaisaran, akan tetapi rencana saya akan dimulai dari
sekarang” ucap dari Presiden Republik Veros dengan yakin kalau rencana nya ini
akan berhasil dengan lancar dan memasukan pasukan Kekaisaran kedalam
perangkap-nya.
“Bagaimana
Anda bisa seyakin ini dengan rencana yang Anda buat yaitu menjebak Kekaisaran
kedalam lubang perangkap yang telah dibuat tanpa sepengetahuan dari pihak
Kekaisaran? Padahal sudah jelas kalau tujuan Kekaisaran yaitu melakukan invasi
wilayah-wilayah yang ada di tetangga-nya” ucap salah satu anggota dari divisi
Federasi Dunia sambil binggung dengan apa yang dipikirkan oleh Presiden.
Para
petinggi divisi pun terheran dengan rencana dari Presiden dan meragukannya
sebagai ahli strategi karena tidak menjelaskan rencananya secara jelas dan
rinci, banyak kontra dan argumentasi yang diberikan kepada Presiden,tetapi
Presiden mencoba untuk meyakinkan kembali dan mendapatkan kepercayaan para
anggota Federasi Dunia. Dengan rencana Presiden kalau memberikan wilayah
tertentu kepada Kekaisaran akan membuat pasukan Kekaisaran lelah &
kendaraan udara mereka kehabisan bahan bakar karena jarak antar negara itu
sangat jauh, dan disinilah rencana Presiden akan dilakukan.
Mereka
mengerahkan seluruh pasukan Federasi Dunia untuk menyerang Kekaisaran secara
diam-diam saat malam hari, dengan wilayah yang sangat luas pasti akan susah
bagi Kekaisaran untuk saling membantu antar zona daerah yang terkena serang
mendadak dari Federasi Dunia. dan Saat itulah waktu yang tepat untuk menyerang
pasukan Kekaisaran saat sedang beristirahat.
“Apakah
dengan rencana ini, kita akan memenangkan pertarungan secara langsung tanpa
adanya korban sedikitpun dari pihak Federasi Dunia itu sendiri?” tanya salah
satu anggota dari Federasi Dunia yang menanyakan kepada Presiden dengan nada
serius.
“Ya,
tentu saja dengan menyerang mereka saat malam hari akan memudahkan kita untuk
membunuh para tentara Kekaisaran yang sedang beristirahat tanpa adanya korban
sedikitpun dari pihak Federasi Dunia” ucap Presiden dengan lantang kepada salah
satu anggota dari Federasi Dunia yang menanyakan tentang rencana perangkap yang
telah dibuat olehnya.
“Baiklah
jikalau begitu, kita semua akan merencanakan nya lebih lanjut dengan semua
divisi yang ada di Federasi Dunia untuk membahas rencana ini lebih lanjut. Terima
kasih atas strategi yang telah anda berikan Presiden..” ucap salah satu anggota
Federasi Dunia dan pergi begitu saja setelah berbicara dengan Presiden.
Selanjutnya
cerita akan berfokus kepada Ayah Tora, saat ini Ayah Tora sedang berada di
barak Militer. Dia sedang melatih para calon anggota militer yang akan ikut
berperang dalam pertempuran selanjutnya dengan Kekaisaran, disaat inilah Ayah
dan Ibu Tora saling mengenal dari pelatihan di barak Militer. Mereka berdua
saling membantu dalam kegiatan pelatihan disana, Ayah Tora melatih para anggota
militer dan Ibu Tora menyembuhkan anggota militer yang terluka akibat dari
pelatihan yang diberikan Ayah Tora.
“HEYYYY
JENDERAAAL, MENGAPA KAU MEMBERIKAN PELATIHAN YANG SANGAT BERAT KEPADA CALON
PRAJURIT YANG MASIH MUDA INI.. TIDAKKAH KAU SADAR JIKA MEREKA MASIH TERLALU
DINI UNTUK DIBERIKAN PELATIHAN YANG SULIT SEPERTI INI?” tanya Ibu Tora dengan
nada tinggi kepada Jenderal Militer yang terus memaksa para pasukan untuk
berlatih setiap waktu.
“Kita
sedang dalam masa perang, tidak ada waktu untuk bersantai. Prajurit seharusnya sudah
siap dalam setiap keadaan, bukankah kau tahu jika di dalam militer ini setiap
calon prajurit itu harus siap secara fisik maupun mental?.. Jika ingin
bersantai, mengapa mereka semua ikut dalam pelatihan militer ini dan menunggu
sampai negara mereka masing-masing ini hancur karena ulah dari Kekaisaran?”. Jawab Ayah Tora dengan nada yang tegas kepada
salah satu Dokter yang ada disana.
Disaaat
itulah Dokter yang protes dengan pelatihan itu menyukai Jenderal Militer yang
memiliki sifat yang tegas dan sangat peduli terhadap sesama manusia, dan
Jenderal itu sendiri menyukai Dokter yang sabar dan suka membantu para calon
prajurit militer yang dilatih olehnya.
dan
mereka pun akhirnya saling mengungkapkan perasaan berlanjut sampai ke pernikahan,
dikaruniai dengan anak laki-laki yang diberikan nama Tora Marusu oleh mereka.
Mereka berdua memberikan nama anak itu dengan memiliki banyak makna dan sesuai
dari sejarah Veros yang bermakna jika Tora yaitu hewan purba yang sangat
mencintai dan mengdepankan perasaannya terhadap orang-orang yang tersayang bagi
dirinya, tanpa adanya sikap idealis tetapi lebih ke sikap realistis.
Pada
saat sore hari, tepatnya pukul 16.45.. Ayah Tora kembali ke markas utama Federasi
Dunia, dia menanyakan tentang rancangan rencana yang akan dilakukan saat malam
hari oleh Presiden sebagai ahli strategi.
“Selamat
Sore Presiden, Saya sudah kembali dari melatih calon prajurit militer yang akan
mengikuti peperangan malam hari ini. Tentang penyerangan saat malam ini,
bisakah Anda menjelaskan rencananya kepada Saya?.. sebagai Jenderal Militer
sudah seharusnya saya mengetahui rencananya sekarang” Tanya Ayah Tora dengan
Ibu Tora yang ada disampingnya sebagai Jenderal dan Ketua Tim Medis dalam
Federasi Dunia.
“Saat
malam hari, Saya berencana mengerahkan seluruh prajurit militer dan membagi
mereka dalam 3 bagian Fedvister, Fedvister itu sendiri yang berarti “Federasi Divisi Militer” yaitu.. Divisi
Militer Tenggara, Divisi Militer Selatan dan Divisi Militer Barat Daya. Dalam
divisi tersebut orang-orang terkuat dalam Federasi akan dibagi menjadi 3, Saya,
Jenderal dan Ketua Medis akan masuk dalam Divisi Militer Selatan.. Karena
disana merupakan pusat dari serangan Kekaisaran, dengan adanya Pejuang terkuat
seperti kalian semoga bisa membuahkan hasil kemenangan dari Kekaisaran. Dengan
total 1.000.000 pasukan Federasi Dunia, membagi dengan 3 divisi.. setiap divisi
berisi sekitar 300.000 pasukan kecuali daerah Selatan yaitu 400.000 pasukan.
Dengan begitu Kita dapat menghancurkan Kekaisaran saat mereka beristirahat.”
..
Ayah Tora sedang bersiap-siap sebelum melakukan serangan penyergapan yang akan
dilakukan malam itu, tetapi dia terheran mengapa Presiden repot-repot ikut dalam serangan penyergapan tersebut.
Padahal dalam Federasi Dunia ia merupakan orang yang sangat penting dalam
peperangan selanjutnya. Ayah Tora pun akhirnya hanya menuruti apa yang Presiden
rencanakan dan akan melindungi presiden walaupun nyawa adalah taruhannya.
Setelah rapat selesai Ayah Tora hendak pergi ke tempat anaknya, yaitu Tora
Marusu. Sementara dalam penyerangapan Ayah Tora dan Ibunya menitipkan Tora
kepada panti asuhan yang berada di daerah luar dari Republik, jika suatu hal
diluar dugaan, maka Tora akan selamat dari penyerangan. Tempat itu terletak di
bagian utara dari Republik Veros, tempat itu sangat terpencil karena tidak ada
satupun orang yang hidup disana, dengan demikian hanya kedua orang tua Tora dan
Presiden yang tau tempat tersebut.
Setiap
negara dari Aliansi Federasi Dunia diwajibkan untuk memberik kontribusi
seminimal mungkin 100.000 prajurit negara nya masing-masing.. untuk melancarkan
serangan berskala besar, dipeerlukan banyak pasukan yang dikerahkan dalam
menghancurkan Kekaisaran. Veros, Xyros, Oxyros, Akuros memberikan kontribusi
pasukan militer sebanyak 100.000 dengan total 400.000 pasukan itu merupakan
pasukan dari Fedvister bagian Selatan. Dixyros dan Sytros memberikan kontribusi
150.000 pasukan sehingga menjadi total 300.000 bagian dari Fedvister bagian
Barat., dan Serunos, Dexuros, Maturos memberikan kontribusi 100.000 pasukan
sehingga membentuk total pasukan 300.000 yang akan menjadi pasukan Fedvister
bagian Timur.
Dalam
aliansi dari Kekaisaran terdapat 4 negara, disana mereka memberikan kontribusi
prajurit sebanyak 2.250 pasukan elit dari tiap anggota negara Kekaisaran.
Prajurit tersebut diwajibkan sudah terlatih dengan medan pertempuran dan harus
professional dalam melakukan pekerjaan nya sebagai tentara prajurit militer
Kekaisaran. Setiap negara anggota kekaisaran harus memberikan kontribusi
sebanyak 197.750 pasukan dalam setiap negara sehingga jika digabungkan dengan
seluruh anggota Kekaisaran menjadi 791.000 dan juga 9.000 pasukan elit sehingga
menjadi total jika digabungkan menjadi 800.000
Pengepungan ini akan dilakukan di Republik Garos yang dulunya merupakan pusat transportasi dan juga jalur perdagangan antar negara, disana banyak pasukan Kekaisaran yang beristirahat setelah mereka menguasai negara tersebut dan menjadikan Garos menjadi daerah wilayahnya,