Selasa, 05 Maret 2024

BAB 3 AWAL PEPERANGAN “THE MOST HISTORICAL WAR”

Satu minggu setelah pembentukan dari divisi Federasi Dunia, Kekaisaran pun melakukan pergerakan dengan mengirim puluhan ribu pasukan dan 100 pesawat yang sudah terlatih secara fisik maupun mental.. Pasukan tersebut melakukan invasi besar-besaran terhadap negara yang ada di tetangganya dahulu sebelum menguasai seluruh Benua Zagros. Dengan mudahnya Kekaisaran pun berhasil mengalahkan banyak negara, dan yang tersisa hanyalah 4 dari pihak Federasi. Invasi besar-besaran ini berdampak sangat besar terhadap Federasi Dunia, tetapi pergerakan Kekaisaran sudah terbaca oleh Presiden. Sebab dua hari sebelum invasi yang dilakukan Kekaisaran, Presiden telah memindah rakyat sipil & memfokuskan militer ke dalam Federasi Dunia.. dan menganggap itu sebagai sebuah umpan saja kepada Kekaisaran.

“Saya sudah memprediksikan kalau Kekaisaran akan melakukan invasi besar-besaran. Selanjutnya tugas kita hanyalah memindahkan seluruh penduduk sipil ke tempat yang aman, yaitu di Republik Veros. Dengan demikian Kekaisaran yakin bahwa kita sudah mengaku kalah dengan Kekaisaran, akan tetapi rencana saya akan dimulai dari sekarang” ucap dari Presiden Republik Veros dengan yakin kalau rencana nya ini akan berhasil dengan lancar dan memasukan pasukan Kekaisaran kedalam perangkap-nya.

“Bagaimana Anda bisa seyakin ini dengan rencana yang Anda buat yaitu menjebak Kekaisaran kedalam lubang perangkap yang telah dibuat tanpa sepengetahuan dari pihak Kekaisaran? Padahal sudah jelas kalau tujuan Kekaisaran yaitu melakukan invasi wilayah-wilayah yang ada di tetangga-nya” ucap salah satu anggota dari divisi Federasi Dunia sambil binggung dengan apa yang dipikirkan oleh Presiden.

Para petinggi divisi pun terheran dengan rencana dari Presiden dan meragukannya sebagai ahli strategi karena tidak menjelaskan rencananya secara jelas dan rinci, banyak kontra dan argumentasi yang diberikan kepada Presiden,tetapi Presiden mencoba untuk meyakinkan kembali dan mendapatkan kepercayaan para anggota Federasi Dunia. Dengan rencana Presiden kalau memberikan wilayah tertentu kepada Kekaisaran akan membuat pasukan Kekaisaran lelah & kendaraan udara mereka kehabisan bahan bakar karena jarak antar negara itu sangat jauh, dan disinilah rencana Presiden akan dilakukan.

Mereka mengerahkan seluruh pasukan Federasi Dunia untuk menyerang Kekaisaran secara diam-diam saat malam hari, dengan wilayah yang sangat luas pasti akan susah bagi Kekaisaran untuk saling membantu antar zona daerah yang terkena serang mendadak dari Federasi Dunia. dan Saat itulah waktu yang tepat untuk menyerang pasukan Kekaisaran saat sedang beristirahat.

“Apakah dengan rencana ini, kita akan memenangkan pertarungan secara langsung tanpa adanya korban sedikitpun dari pihak Federasi Dunia itu sendiri?” tanya salah satu anggota dari Federasi Dunia yang menanyakan kepada Presiden dengan nada serius.

“Ya, tentu saja dengan menyerang mereka saat malam hari akan memudahkan kita untuk membunuh para tentara Kekaisaran yang sedang beristirahat tanpa adanya korban sedikitpun dari pihak Federasi Dunia” ucap Presiden dengan lantang kepada salah satu anggota dari Federasi Dunia yang menanyakan tentang rencana perangkap yang telah dibuat olehnya.

“Baiklah jikalau begitu, kita semua akan merencanakan nya lebih lanjut dengan semua divisi yang ada di Federasi Dunia untuk membahas rencana ini lebih lanjut. Terima kasih atas strategi yang telah anda berikan Presiden..” ucap salah satu anggota Federasi Dunia dan pergi begitu saja setelah berbicara dengan Presiden.

Selanjutnya cerita akan berfokus kepada Ayah Tora, saat ini Ayah Tora sedang berada di barak Militer. Dia sedang melatih para calon anggota militer yang akan ikut berperang dalam pertempuran selanjutnya dengan Kekaisaran, disaat inilah Ayah dan Ibu Tora saling mengenal dari pelatihan di barak Militer. Mereka berdua saling membantu dalam kegiatan pelatihan disana, Ayah Tora melatih para anggota militer dan Ibu Tora menyembuhkan anggota militer yang terluka akibat dari pelatihan yang diberikan Ayah Tora.

“HEYYYY JENDERAAAL, MENGAPA KAU MEMBERIKAN PELATIHAN YANG SANGAT BERAT KEPADA CALON PRAJURIT YANG MASIH MUDA INI.. TIDAKKAH KAU SADAR JIKA MEREKA MASIH TERLALU DINI UNTUK DIBERIKAN PELATIHAN YANG SULIT SEPERTI INI?” tanya Ibu Tora dengan nada tinggi kepada Jenderal Militer yang terus memaksa para pasukan untuk berlatih setiap waktu.

“Kita sedang dalam masa perang, tidak ada waktu untuk bersantai. Prajurit seharusnya sudah siap dalam setiap keadaan, bukankah kau tahu jika di dalam militer ini setiap calon prajurit itu harus siap secara fisik maupun mental?.. Jika ingin bersantai, mengapa mereka semua ikut dalam pelatihan militer ini dan menunggu sampai negara mereka masing-masing ini hancur karena ulah dari Kekaisaran?”.  Jawab Ayah Tora dengan nada yang tegas kepada salah satu Dokter yang ada disana.

Disaaat itulah Dokter yang protes dengan pelatihan itu menyukai Jenderal Militer yang memiliki sifat yang tegas dan sangat peduli terhadap sesama manusia, dan Jenderal itu sendiri menyukai Dokter yang sabar dan suka membantu para calon prajurit militer yang dilatih olehnya.

dan mereka pun akhirnya saling mengungkapkan perasaan berlanjut sampai ke pernikahan, dikaruniai dengan anak laki-laki yang diberikan nama Tora Marusu oleh mereka. Mereka berdua memberikan nama anak itu dengan memiliki banyak makna dan sesuai dari sejarah Veros yang bermakna jika Tora yaitu hewan purba yang sangat mencintai dan mengdepankan perasaannya terhadap orang-orang yang tersayang bagi dirinya, tanpa adanya sikap idealis tetapi lebih ke sikap realistis.

Pada saat sore hari, tepatnya pukul 16.45.. Ayah Tora kembali ke markas utama Federasi Dunia, dia menanyakan tentang rancangan rencana yang akan dilakukan saat malam hari oleh Presiden sebagai ahli strategi.

“Selamat Sore Presiden, Saya sudah kembali dari melatih calon prajurit militer yang akan mengikuti peperangan malam hari ini. Tentang penyerangan saat malam ini, bisakah Anda menjelaskan rencananya kepada Saya?.. sebagai Jenderal Militer sudah seharusnya saya mengetahui rencananya sekarang” Tanya Ayah Tora dengan Ibu Tora yang ada disampingnya sebagai Jenderal dan Ketua Tim Medis dalam Federasi Dunia.

“Saat malam hari, Saya berencana mengerahkan seluruh prajurit militer dan membagi mereka dalam 3 bagian Fedvister, Fedvister itu sendiri yang berarti “Federasi Divisi Militer” yaitu.. Divisi Militer Tenggara, Divisi Militer Selatan dan Divisi Militer Barat Daya. Dalam divisi tersebut orang-orang terkuat dalam Federasi akan dibagi menjadi 3, Saya, Jenderal dan Ketua Medis akan masuk dalam Divisi Militer Selatan.. Karena disana merupakan pusat dari serangan Kekaisaran, dengan adanya Pejuang terkuat seperti kalian semoga bisa membuahkan hasil kemenangan dari Kekaisaran. Dengan total 1.000.000 pasukan Federasi Dunia, membagi dengan 3 divisi.. setiap divisi berisi sekitar 300.000 pasukan kecuali daerah Selatan yaitu 400.000 pasukan. Dengan begitu Kita dapat menghancurkan Kekaisaran saat mereka beristirahat.”

 

.. Ayah Tora sedang bersiap-siap sebelum melakukan serangan penyergapan yang akan dilakukan malam itu, tetapi dia terheran mengapa Presiden repot-repot  ikut dalam serangan penyergapan tersebut. Padahal dalam Federasi Dunia ia merupakan orang yang sangat penting dalam peperangan selanjutnya. Ayah Tora pun akhirnya hanya menuruti apa yang Presiden rencanakan dan akan melindungi presiden walaupun nyawa adalah taruhannya. Setelah rapat selesai Ayah Tora hendak pergi ke tempat anaknya, yaitu Tora Marusu. Sementara dalam penyerangapan Ayah Tora dan Ibunya menitipkan Tora kepada panti asuhan yang berada di daerah luar dari Republik, jika suatu hal diluar dugaan, maka Tora akan selamat dari penyerangan. Tempat itu terletak di bagian utara dari Republik Veros, tempat itu sangat terpencil karena tidak ada satupun orang yang hidup disana, dengan demikian hanya kedua orang tua Tora dan Presiden yang tau tempat tersebut.

Setiap negara dari Aliansi Federasi Dunia diwajibkan untuk memberik kontribusi seminimal mungkin 100.000 prajurit negara nya masing-masing.. untuk melancarkan serangan berskala besar, dipeerlukan banyak pasukan yang dikerahkan dalam menghancurkan Kekaisaran. Veros, Xyros, Oxyros, Akuros memberikan kontribusi pasukan militer sebanyak 100.000 dengan total 400.000 pasukan itu merupakan pasukan dari Fedvister bagian Selatan. Dixyros dan Sytros memberikan kontribusi 150.000 pasukan sehingga menjadi total 300.000 bagian dari Fedvister bagian Barat., dan Serunos, Dexuros, Maturos memberikan kontribusi 100.000 pasukan sehingga membentuk total pasukan 300.000 yang akan menjadi pasukan Fedvister bagian Timur.

Dalam aliansi dari Kekaisaran terdapat 4 negara, disana mereka memberikan kontribusi prajurit sebanyak 2.250 pasukan elit dari tiap anggota negara Kekaisaran. Prajurit tersebut diwajibkan sudah terlatih dengan medan pertempuran dan harus professional dalam melakukan pekerjaan nya sebagai tentara prajurit militer Kekaisaran. Setiap negara anggota kekaisaran harus memberikan kontribusi sebanyak 197.750 pasukan dalam setiap negara sehingga jika digabungkan dengan seluruh anggota Kekaisaran menjadi 791.000 dan juga 9.000 pasukan elit sehingga menjadi total jika digabungkan menjadi 800.000

Pengepungan ini akan dilakukan di Republik Garos yang dulunya merupakan pusat transportasi dan juga jalur perdagangan antar negara, disana banyak pasukan Kekaisaran yang beristirahat setelah mereka menguasai negara tersebut dan menjadikan Garos menjadi daerah wilayahnya, 

BAB 2 PEMBENTUKAN FEDERASI DUNIA

Setelah dua minggu sejak insiden “Warrior Sacrifice” tepatnya 8 Maret 2295 Kalender Sagitarius, situasi dan keadaan menjadi membaik, hanya dua orang yang selamat dari pengeboman berskala besar yang dilakukan Kekaisaran Requiem tersebut. Bagi Presiden dan Ayah Tora adalah hari yang cukup cepat untuk mereka berisitirahat setelah pengeboman tersebut, langkah awal yang akan diambil adalah membujuk negara Republik dan Federasi yang ikut andil dalam melaksanakan rapat Internsional yang telah dilakukan di perbatasan wilayah antar beberapa negara.

Pada awalnya rencana Presiden dari Republik Veros, ia ingin membuat sebuah Aliansi dari seluruh negara Republik dan Federasi dalam melakukan perlawanan dengan Kekaisaran Requiem. Tetapi banyak negara tersebut beranggapan bahwa Presiden hanya ingin menguasai wilayah yang termasuk dalam aliansi dari seluruh negara tersebut. Namun dengan kegigihan dan kepercayaan diri dari Presiden Republik Veros, ia berhasil meyakinan beberapa petinggi negara. Tidak semudah yang dibayangkan jika dia mendapatkan kepercayaan dengen membentuk 10 Negara Kesatuan Republik dan Federasi untuk menjadikannya sebagai sebuah Aliansi dari seluruh negara yang ada di dunia.

Jadi di dalam Universe novel ini hanya terdapat 10 Negara yang berada di dalam 1 Planet yaitu.. Negara Republik dan juga Federasi, semuanya berada di dalam 1 benua yang tidak terpecah belah.. tetapi Republik dan Federasi telah melakukan perjanjian Internasional yang telah disetujui dalam tiga aturan, yang tujuan dari tiga aturan itu adalah untuk keuntungan semua pihak. Dan tidak akan ada pihak yang dirugikan setelah menandatangani Perjanjian Internasional tersebut.

Presiden mencoba berkomunikasi dengan seluruh petinggi negara di dunia dengan cermin komunikasi, disetiap negara pasti memiliki  Cermin komunikasi ini merupakan alat komunikasi di masa depan dengan menggunakan cermin sebagai media, cara kerja nya sama dengan seperti video call dalam smart-phone di masa kini.

“Selamat sore, terima kasih karena sudah menghadiri rapat rahasia ini. Saya sangat mengapresiasi para hadirin yang ikut dalam rapat ini.” Presiden mengucapkan salam hangat kepada negara tetangga yang ingin ikut dalam rapat rahasia yang dilakukannya.

Tetapi disana ada 2 negara yang tidak ikut dalam rapat tersebut, karena kurang kepercayaan-nya terhadap Presiden Veros. Salah satu nya Federasi Aruos menerima bujukan dari Kekaisaran dengan syarat jika Kekaisaran memberikan mereka beberapa daerah tertentu untuk dikuasai, dan Kekaisaran pun mengikuti perjanjian tyang dinginkan oleh Federasi Aruos.

Dan salah satunya yaitu Republik Garos memilih untuk tidak ikut dalam pembentukan aliansi Federasi ini karena menganggap jika melakukan perlawanan dengan Kekaisaran hanya melakukan bunuh diri. Mengapa Republik Garos berfikir begitu? Mereka semua sudah ditaklukan oleh Kekaisaran 2 hari setelah rapat Internasional tepatnya pada 24 Februari 2295. dan Mereka melihat sendiri kekuatan asli dari Kekaisaran & langsung tunduk mengikuti semua perintah dari Kekaisaran, tetapi Kekaisaran membuat sebuah rencana baru yaitu. Menaruh bidak didalam Federasi Dunia, merupakan salah satu rencana Kekaisaran untuk memenangkan pertempuran menguasai seluruh dunia. Tugas Republik Garos hanyalah untuk memberikan informasi palsu kepada Federasi Dunia untuk menjebak para militer.

Akan tetapi Ayah Tora menyadari hal tersebut, karena dia telah mengunjungi beberapa negara tetangga. Termasuk Republik Garos, dia telah menyaksikan kekejaman Kekaisaran memperlakukan rakyat disana dari tempat yang jauh. Memperbudak dan memaksa mereka untuk bekerja demi Kekaisaran, sungguh itu merupakan perbuatan yang kejam. Ayah Tora pun langsung pergi dari disana dan kembali ke Republik Veros, dengan wajah menangis.

Dia pun langsung melaporkan apa yang dia lihat di Republik Garos kepada Presiden yang sedang melakukan rapat rahasia yang diikuti oleh beberapa negara.

“Mohon maaf menggangu waktu rapatnya pak, saya telah kembali dari Republik Garos. Saya melihat..., Republik Garos telah ditaklukan oleh Kekaisaran yang sungguh kejam, mereka memperkerjakan dengan paksa para rakyat yang ada disana untuk bekerja demi Kekaisaran. Alasan mereka tidak mengikuti rapat ini adalah, pemerintahan mereka sudah dikuasai oleh Kekaisaran.”

Ayah Tora berkata dengan ekspresi menangis yang ada di wajahnya, wajahnya penuh dengan penyesalan karena telah terlambat menyadari bahwa beberapa negara di tetangga baik-baik saja usai dia insiden “Warrior Sacrifice”.

“Sungguh disayangkan kita terlambat menyelamatkan Republik Garos, letak geografis mereka berdekatan dengan Kekaisaran dan merupakan tempat jalur transportasi antar negara. Kemungkinan orang Kekaisaran mencoba untuk menguasai dengan perlahan-lahan tempat yang sangat berpengaruh besar dalam kebutuhan setiap negara”

Jawab Presiden dengan tenang di dalam rapat rahasia tersebut, dalam hatinya dia sangat sedih. Tetapi dalam rapat harus bersikap professional karena dapat menggangu rapat yang membahas topik yang serius dalam melakukan perlawanan dengan Kekaisaran.

“Jika tempat kita melakukan perjalanan antar negara sudah dikuasai oleh Kekaisaran, akan sangat susah untuk kita saling mengirim senjata dan keperluan lainnya. Apa langkah selanjutnya yang akan kau lakukan Presiden? Jawabanmu inilah yang akan menentukan kami semua ingin ikut dalam Federasi Dunia-mu atau kami akan bertarung sendiri sampai darah penghabisan.”

Jawab salah satu perwakilan dari petinggi negara di Federasi Akuros dengan tegas kepada Presiden Republik Verus untuk langkah selanjutnya yang akan dilakukannya agar semua kebutuhan persenjataan sampai kepada beberapa negara yang membutuhkan.

Dengan yakin Presiden menjawab dengan “Kita akan menggunakan transportasi bawah laut yang dirahasiakan odalam Republik Veros, pada awalnya transportasi ini digunakan untuk melakukan penjelajahan lautan yang belum dijelajahi oleh dunia. Tetapi karena situasi dalam keadaan perang, tim pengembang transportasi ini akan mengusahakan untuk menyempurnakan transportasi bawah laut ini dalam waktu itu. Saya mungkin akan memberikan permintaan kepada mereka untuk memberikan space atau tempat untuk manusia dan kebutuhan lainnya agar bisa dibawa dalam transportasi bawah laut ini dengan aman, cepat, dan nyaman.”

Dengan pernyataan dari Presiden, Perwakilan dari berbagai negara pun terkejut dengan rencana dari Presiden Veros. Segala pertimbangan pun difikirkan oleh para Perwakilan, dan mereka pun akhirnya setuju untuk membentuk Kesatuan Federasi Dunia yang dipimpin oleh Presiden dari Republik Veros.

Presiden langsung menghela nafas lega, karena wakil petinggi dari berbagai negara percaya dengan apa yang dia ajukan dalam rapat rahasia tersebut. Tetapi dia masih harus memikirkan bagaimana caranya supaya transportasi ini bisa berjalan tanpa adanya sepengetahuan dari Kekaisaran?.. ia pun memikirkan berhari-hari sampai banyak beban fikiran yang ada di otaknya.

Presiden pun akhirnya mengutus beberapa divisi untuk diberikan tugas kepada ajudan-nya, agar perencanaan Federasi Dunia untuk melakukan penyerangan balik kepada Kekaisaran berjalan dengan lancar. Ajudan itu berisi dari divisi pengatur hukum, penegak keadilan, keuangan negara, militer & medis, kebutuhan persenjataan, pengelola sumber daya alam, dan yang terakhir adalah divisi ahli strategi.

Presiden mempercayakan Militer kepada Ayah Tora dan medis kepada Ibu Tora, Ibu Tora merupakan dokter yang sangat ahli dalam berbagai hal. Ia bahkan bisa melakukan apa saja yang dilakukan oleh seorang dokter, terkecuali mengubah takdir yang sudah ditentutkan.

Dengan dibagikannya divisi, disini lah awal mula dari kisah cinta Jenderal Militer dan Dokter.. mereka saling mengenal dari pekerjaan, melihat sesama mereka saling bekerja keras untuk melawan Kekaisaran. Akhirnya mereka pun saling suka dan mencintai, dan akhirnya dikaruniai seorang anak dan diberi nama Tora.

Pengatur hukum dan penegak keadilan, hak otoritasnya diberikan kepada orang kepercayaan Presiden dari Republik Veros. Keduanya merupakan sahabat sekaligus sohib dan sodib dari Presiden dan sudah bekerja lama di dalam Republik. Keuangan negara dipegang oleh ahli dalam orang yang ahli dalam ilmu Ekonomi, karena dibutuhkannya perhitungan dan ketelitian dalam memastikan pengeluaran dan pemasukan agar keuangan Federasi tidak minus. Kebutuhan senjata diisi oleh divisi Blacksmith yang beranggotakan 5 orang, mereka merupakan orang kepercayaan yang membuat persenjataan selama ini dalam peperangan sebelumnya. dan Mereka juga yang mengekspor senjata ke Republik Garos sebelumnya untuk diperjual beli-kan. Pengelola sumber daya diduduki oleh seorang ahli Geografis terbaik yang ada di dunia, dengan adanya beliau Federasi tidak akan khawatir dengan kekurangannya sumber daya yang ada di alam karena sudah diatur oleh orang yang ahli dalam ilmu Geografi. dan Terakhir yang akan mengisi ahli strategi sendiri itu adalah Presiden Republik Veros itu sendiri, ialah yang akan mengatur strategi selanjutnya untuk melawan Kekaisaran Requiem.

Akhirnya kursi semua divisi pun sudah diisi oleh orang-orang yang akan menyelamatkan keadilan umat manusia, Presiden tidak sembarangan memilih orang-orang tersebut karena sudah mengenalnya lebih lama. dan Sudah pasti jika mereka semua bisa diandalkan dalam peperangan sealnjutnya melawan Kekaisaran Requiem.


BAB 1 AWAL DARI KEJAYAAN KEKAISARAN REQUIEM

Pada abad ke-23 merupakan kebangkitan dari Kekaisaran Requiem, Kekaisaran Requiem merupakan kesatuan politik yang dibentuk dengan menghancurkan negara yang berbentuk Republik dan Federasi dan menjadikannya sebagai wilayahnya sendiri. Kekaisaran ini dibentuk karena kerakusan dari salah satu petingginya untuk menguasai seluruh wilayah yang ada di dunia. Dengan adanya Kekaisaran, banyak manusia yang tinggal di dalamnya miskin dan kelaparan sedangkan petinggi di Kekaisaran mendapatkan banyak harta berharga dan upeti yang dihasilkan dari menghancurkan beberapa negara.

Kekaisaran ini disebut Requiem disebabkan karena Kekaisaran Requiem dibentuk atas pengorbanan-pengorbanan yang dilakukan oleh Negara bagian utara untuk mempertahankan wilayah mereka masing-masing dari ancaman negara yang memberontak untuk berdamai. Requiem ini awalnya diusulkan oleh salah satu petinggi di negara wilayah utara, mereka beranggapan bahwa Kekaisaran ini pada awalnya merupakan teroterial wilayah tertutup dan memiliki pemerintahan mutlak yang hanya dikuasai oleh Kaisar seorang.

   Tora Marusu merupakan anak sebatang kara, dia ditinggalkan oleh kedua orang tuanya karena pergi berperang untuk melakukan perlawanan terhadap Kekaisaran Requiem. Tora diperbudak oleh Kekaisaran untuk membuat markas pertahanan militer, tanpa upah sedikitpun. Walaupun dia bekerja sangat keras tetapi orang dari Kekaisaran hanya memberikan Tora makanan satu kali dalam tiga hari. Tora sama sekali tidak memiliki semangat hidup, tanpa adanya teman dan orang tua disampingnya.. Dia hidup sendiri di sebuah Kekaisaran yang tidak memanusiakan seorang manusia.

   Waktu terus berjalan,tepatnya pada 16 September 2313. Tora saat ini sudah berumur 18 tahun.. Sudah waktunya dia berpindah profesi sebagai tentara Kekaisaran. Banyak yang sudah terjadi saat dia diperbudak oleh orang dari Kekaisaran, dan sekarang titik fokus bagi Tora adalah untuk melakukan pembalasan terhadap apa yang sudah dilakukan oleh Kekaisaran terhadap orang tua dan tanah air-nya.

   Saat Tora dalam masa pertumbuhan dia menyadari beberapa hal yang janggal dalam melakukan kesehariannya.. Seperti orang tuanya yang hilang begitu saja tanpa ada kabar sedikitpun dan berubahnya tatanan negara yang sebelumnya indah, nyaman dan elok sekarang berubah menjadi tempat dimana banyaknya pemabuk dan asap pabrik senjata. Disaat itu dia tersadar bahwa Republik Veros, negara yang dia tinggal sudah dihancurkan oleh Kekaisaran.

   Pada awalnya, Republik Veros merupakan Republik yang terletak di Benua Zagros, Benua ini berada di bagian Utara dari Benua Berius yang merupakan tempat dimana Kekaisaran Requiem dibentuk. Sebelum datangnya Kekaisaran, Republik Veros adalah negara yang aman, damai, dan tentram. Di dalam Republik sama sekali tidak ada kasus korupsi yang dilakukan oleh pemerintahan, uang pajak semuanya diberikan kembali untuk kepentingan semua rakyat-nya.. Ayah dari Tora merupakan kepercayaan pemerintah untuk melindungi Republik Veros, Dia diberikan tugas yang sangat mulia yaitu menjadi Jenderal Militer.

   Alasan Ayah Tora dilantik menjadi Jenderal Militer, karena dia melindungi Presiden saat ada penyerangan berencana pembunuhan Presiden dari Republik Veros. Penyerangan berencana itu banyak memakan korban jiwa, termasuk rakyat sipil dan juga prajurit Militer, akan tetapi Ayah Tora bersikeras untuk melindungi Presiden dari penyerangan berencana itu walaupun nyawa dia adalah taruhannya. Dan penyerangan itu disebut dengan “Warrior Sacrifice” atau juga pengorbanan prajurit.

   Pada 22 Februari 2295, adalah hari dimana rapat Internasional dilakukan. Banyak negara-negara Republik dan Federasi ikut berkumpul dalam rapat itu, hampir dari seluruh negara datang kesana untuk membahas tentang Kekaisaran yang baru-baru ini sering membuat ulah kepada negara mereka masing-masing.

Banyak kontra yang terjadi dalam rapat tersebut, bahkan tidak ada sama sekali yang Pro terhadap Kekaisaran itu. Beberapa negara mengaku pernah kehilangan rakyatnya karena ulah dari Kekaisaran yang mendeklarasikan perang terhadap negaranya, ibaratkan menyandera manusia untuk membuat kontroversi dalam suatu negara.

“Banyak manusia yang telah kehilangan nyawa-nya di negaraku, akibat dari deklarasi perang oleh Kekaisaran. AKU HANYA INGIN MENYAMPAIKAN BAHWA KITA SEMUA HARUS BERSATU UNTUK MENGHANCURKAN KEKAISARAN BERSAMA”

Orang yang mengatakan itu adalah Pemimpin Negara Federasi Akuros yang berada di bagian Selatan Republik Veros. Beliau mengajak semua petinggi negara untuk menyatukan kekuatan militer mereka demi melawan Kekaisaran yang membuat semena-mena.

   Berbagai pendapat pun dilontarkan dari beberapa petinggi negara, mereka semua setuju dengan usulan dari Pemimpin Negara Federasi Akuros. Menurut semua Petinggi yang ada di dalam rapat Internasional tersebut, langkah awal dengan menghancurkan Kekaisaran lebih baik daripada berdiam saja melihat rakyatnya diteror oleh Kekaisaran.

“Aku setuju dengan pendapatmu, Pemimpin Negara Federasi Akuros. Daripada kita memusingkan hal yang tidak penting, lebih baik kita berfokus kepada Kekasiaran. Mereka sudah seenaknya mengganggu kenyamanan Rakyat kita semua, karena pada dasarnya suatu negara dibentuk untuk mensejahterakan rakyatnya. Itu sudah merupakan tugas dari seorang petinggi negara seperti kita”

Presiden dari Verus yang mengatakan hal tersebut, dia mengatakan hal yang menurut dia benar dan tepat dalam situasi yang kritis seperti sekarang.

Beberapa saat kemudian, terdengar alarm yang berbunyi sebanyak 5 kali. Menandakan bahwa ada penyerangan dari luar gedung rapat Internasional.

Ternyata itu merupakan Pesawat Militer dari Kekaisaran yang hendak melancarkan serangan ke dalam gedung rapat Internasional. Tak hanya satu tetapi ada 10 Pesawat yang dikirim dari Kekaisaran. Pesawat Kekaisaran itu membawa peluru yang sangat besar, dan skala ledakannya setara dengan nuklir.

“Pak Presiden, apakah Anda baik-baik saja?”

Tanya Ayah Tora sambil melihat Pak Presiden yang bersembunyi dibalik lemari karena suara bom dari luar ruangan.

“Aku baik-baik saja, ada apa ini? Apakah ada penyerangan dari luar sana?”

Presiden binggung, mengapa ada penyerangan saat ada rapat Internasional dari berbagai negara Federasi dan Republik, padahal kemanan disana sangat ketat sehingga tidak mungkin ada sebuah penyerangan bersekala besar sampai menghancurkan seluruh isi gedung

“Terdapat sebuah bom berskala nuklir didaerah sini pak, sebaiknya Anda cepat pergi dari sini. Sebelum bom itu dilemparkan ke dalam ruangan”

Ayah Tora pun langsung mengantarkan Presiden sambil memegang senjatanya.

“Kesini Pak, akan saya antarkan ke tempat yang lebih aman dari wilayah pengeboman”

Dalam perjalanan mengatarkan Presiden, Ayah Tora bertemu dengan beberapa tentara bayaran. Tentara bayaran itu masih belum diketahui identitasnya dan apa tujuan dibalik-nya. Ayah Tora hanya mengira bahwa, tidak mungkin ada orang lain yang selamat dari pengeboman bersekala besar ini, sehingga tidak akan ada pertolongan secepat ini dari luar kecuali pihak pengeboman. Ternyata tentara bayaran itu adalah orang suruhan dari Kekaisaran untuk kontroversi antar negara, banyak petinggi negara mati disana akibat dari pengeboman.

“Siapa kau ini, apa tujuanmu datang kemari? Katakan kode militer-mu”

Tanya Ayah Tora sambil terengah-engah membawa Presiden dengan lelahnya melihat tentara bayaran yang terlihat tanpa luka.

“Aku adalah... orang suruhan dari Kekaisaran Requiem, tujuanku datang kemari yaitu ingin memastikan bahwa semua orang yang ada di dalam gedung rapat Internasional semuanya mati. Tetapi Aku terheran mengapa ada dua orang manusia yang selamat dari pengeboman yang begitu dahsyat yang bahkan terasa sampai 1km dari lokasi pengeboman”

Tentara bayaran itu mengakui jika dirinya adalah orang suruhan dari Kekaisaran, Padahal disitu Ayah Tora sangat bersiap dengan senjata yang berada di tangan-nya.

‘Ayah Tora langsung menodongkan senjatanya kepada Tentara bayaran, senjata itu sudah terisi peluru & bersiap menarik pelatuk penahan peluru dengan mengarahkan-nya kepada Tentara bayaran.’

Namun disaat itu, Ayah Tora kalah cepat dengan-nya, Tentara bayaran tersebut langsung menembak kaki Ayah Tora dengan sangat cepat. Refleksi Tentara bayaran merupakan tercepat dalam melakukan perlawanan yang dilakukan oleh Ayah Tora, tetapi ia tidak menyerah begitu saja. Dia langsung mengambil peluru dari dalam tubuhnya dengan jari jemari nya yang besar, sambil menahan rasa sakit sekaligus menutup pendarahan dengan kain dari baju Tentara militer dilokasi pengeboman. Dia dengan sergap menembak Tentara bayaran itu tepat ditengah kepalanya, dengan gagahnya Ayah Tora bangkit dari tembakan Tentara bayaran itu.

Presiden berkata “Kau sangat keren, Prajurit Militer.. Prajurit sepertimu tidak seharusnya berada dipangkat rendah, mulai saat ini kau akan menjadi Jenderal yang memimpin seluruh tentara yang ada di Republik Veros untuk selanjutnya.”

“Sudah sewajarnya bagi Prajurit Militer Republik Veros, untuk melindungi anda pak. Saya akan bertanggung jawab atas apa yang pak Presiden percayakan kepada saya, mulai saat ini juga saya akan menerima jabatan saya sebagai Jenderal yang akan memimpin seluruh tentara yang ada di Republik Veros.”

Ucap Ayah Tora dengan tersedu bahwa ia telah menerima jabatan sebagai Jenderal Militer, Mereka pun kembali ke Republik Veros dengan bangga bersama Presiden.. Sejak saat itulah insiden melegenda “Warrior Sacrifice” itu banyak dikenal oleh masyarakat sebagai insiden “Pengorbanan Prajurit” yang terjadi saat 22 Februari Tahun 2295.

Pendahuluan

SINOPSIS CERITA

(peta masih dalam proses penamaan)

Abad-23 dalam Kalender Sagitarius merupakan awal dari kejayaan Kekaisaran Requiem dan sekaligus menjadi peperang yang paling bersejarah. Terdapat negara-negara yang bersatu seperti Republik dan Federasi demi melawan Kekaisaran.

Sudut pandang dari cerita ini terdapat pada dua karakter, Tora dan Ayahnya.. tetapi identitas Ayahnya masih bisa diketahui sekarang, karena ini merupakan rahasia dari penulis & membuat identitas ini tetap rahasia dari pembaca.

Tora Marusu merupakan anak dari seorang Jenderal Militer, setelah dia ditinggalkan oleh kedua orang tuanya. Dia diperbudak oleh Kekaisaran.. seiring berjalannya waktu ia selalu berusaha untuk menjadi petinggi dalam Kekaisaran, setelah dia mengetahui kejanggalan dari dalam Kekaisaran Requiem itu sendiri.

BAB 3 AWAL PEPERANGAN “THE MOST HISTORICAL WAR”

Satu minggu setelah pembentukan dari divisi Federasi Dunia, Kekaisaran pun melakukan pergerakan dengan mengirim puluhan ribu pasukan dan 100...