Selasa, 05 Maret 2024

BAB 3 AWAL PEPERANGAN “THE MOST HISTORICAL WAR”

Satu minggu setelah pembentukan dari divisi Federasi Dunia, Kekaisaran pun melakukan pergerakan dengan mengirim puluhan ribu pasukan dan 100 pesawat yang sudah terlatih secara fisik maupun mental.. Pasukan tersebut melakukan invasi besar-besaran terhadap negara yang ada di tetangganya dahulu sebelum menguasai seluruh Benua Zagros. Dengan mudahnya Kekaisaran pun berhasil mengalahkan banyak negara, dan yang tersisa hanyalah 4 dari pihak Federasi. Invasi besar-besaran ini berdampak sangat besar terhadap Federasi Dunia, tetapi pergerakan Kekaisaran sudah terbaca oleh Presiden. Sebab dua hari sebelum invasi yang dilakukan Kekaisaran, Presiden telah memindah rakyat sipil & memfokuskan militer ke dalam Federasi Dunia.. dan menganggap itu sebagai sebuah umpan saja kepada Kekaisaran.

“Saya sudah memprediksikan kalau Kekaisaran akan melakukan invasi besar-besaran. Selanjutnya tugas kita hanyalah memindahkan seluruh penduduk sipil ke tempat yang aman, yaitu di Republik Veros. Dengan demikian Kekaisaran yakin bahwa kita sudah mengaku kalah dengan Kekaisaran, akan tetapi rencana saya akan dimulai dari sekarang” ucap dari Presiden Republik Veros dengan yakin kalau rencana nya ini akan berhasil dengan lancar dan memasukan pasukan Kekaisaran kedalam perangkap-nya.

“Bagaimana Anda bisa seyakin ini dengan rencana yang Anda buat yaitu menjebak Kekaisaran kedalam lubang perangkap yang telah dibuat tanpa sepengetahuan dari pihak Kekaisaran? Padahal sudah jelas kalau tujuan Kekaisaran yaitu melakukan invasi wilayah-wilayah yang ada di tetangga-nya” ucap salah satu anggota dari divisi Federasi Dunia sambil binggung dengan apa yang dipikirkan oleh Presiden.

Para petinggi divisi pun terheran dengan rencana dari Presiden dan meragukannya sebagai ahli strategi karena tidak menjelaskan rencananya secara jelas dan rinci, banyak kontra dan argumentasi yang diberikan kepada Presiden,tetapi Presiden mencoba untuk meyakinkan kembali dan mendapatkan kepercayaan para anggota Federasi Dunia. Dengan rencana Presiden kalau memberikan wilayah tertentu kepada Kekaisaran akan membuat pasukan Kekaisaran lelah & kendaraan udara mereka kehabisan bahan bakar karena jarak antar negara itu sangat jauh, dan disinilah rencana Presiden akan dilakukan.

Mereka mengerahkan seluruh pasukan Federasi Dunia untuk menyerang Kekaisaran secara diam-diam saat malam hari, dengan wilayah yang sangat luas pasti akan susah bagi Kekaisaran untuk saling membantu antar zona daerah yang terkena serang mendadak dari Federasi Dunia. dan Saat itulah waktu yang tepat untuk menyerang pasukan Kekaisaran saat sedang beristirahat.

“Apakah dengan rencana ini, kita akan memenangkan pertarungan secara langsung tanpa adanya korban sedikitpun dari pihak Federasi Dunia itu sendiri?” tanya salah satu anggota dari Federasi Dunia yang menanyakan kepada Presiden dengan nada serius.

“Ya, tentu saja dengan menyerang mereka saat malam hari akan memudahkan kita untuk membunuh para tentara Kekaisaran yang sedang beristirahat tanpa adanya korban sedikitpun dari pihak Federasi Dunia” ucap Presiden dengan lantang kepada salah satu anggota dari Federasi Dunia yang menanyakan tentang rencana perangkap yang telah dibuat olehnya.

“Baiklah jikalau begitu, kita semua akan merencanakan nya lebih lanjut dengan semua divisi yang ada di Federasi Dunia untuk membahas rencana ini lebih lanjut. Terima kasih atas strategi yang telah anda berikan Presiden..” ucap salah satu anggota Federasi Dunia dan pergi begitu saja setelah berbicara dengan Presiden.

Selanjutnya cerita akan berfokus kepada Ayah Tora, saat ini Ayah Tora sedang berada di barak Militer. Dia sedang melatih para calon anggota militer yang akan ikut berperang dalam pertempuran selanjutnya dengan Kekaisaran, disaat inilah Ayah dan Ibu Tora saling mengenal dari pelatihan di barak Militer. Mereka berdua saling membantu dalam kegiatan pelatihan disana, Ayah Tora melatih para anggota militer dan Ibu Tora menyembuhkan anggota militer yang terluka akibat dari pelatihan yang diberikan Ayah Tora.

“HEYYYY JENDERAAAL, MENGAPA KAU MEMBERIKAN PELATIHAN YANG SANGAT BERAT KEPADA CALON PRAJURIT YANG MASIH MUDA INI.. TIDAKKAH KAU SADAR JIKA MEREKA MASIH TERLALU DINI UNTUK DIBERIKAN PELATIHAN YANG SULIT SEPERTI INI?” tanya Ibu Tora dengan nada tinggi kepada Jenderal Militer yang terus memaksa para pasukan untuk berlatih setiap waktu.

“Kita sedang dalam masa perang, tidak ada waktu untuk bersantai. Prajurit seharusnya sudah siap dalam setiap keadaan, bukankah kau tahu jika di dalam militer ini setiap calon prajurit itu harus siap secara fisik maupun mental?.. Jika ingin bersantai, mengapa mereka semua ikut dalam pelatihan militer ini dan menunggu sampai negara mereka masing-masing ini hancur karena ulah dari Kekaisaran?”.  Jawab Ayah Tora dengan nada yang tegas kepada salah satu Dokter yang ada disana.

Disaaat itulah Dokter yang protes dengan pelatihan itu menyukai Jenderal Militer yang memiliki sifat yang tegas dan sangat peduli terhadap sesama manusia, dan Jenderal itu sendiri menyukai Dokter yang sabar dan suka membantu para calon prajurit militer yang dilatih olehnya.

dan mereka pun akhirnya saling mengungkapkan perasaan berlanjut sampai ke pernikahan, dikaruniai dengan anak laki-laki yang diberikan nama Tora Marusu oleh mereka. Mereka berdua memberikan nama anak itu dengan memiliki banyak makna dan sesuai dari sejarah Veros yang bermakna jika Tora yaitu hewan purba yang sangat mencintai dan mengdepankan perasaannya terhadap orang-orang yang tersayang bagi dirinya, tanpa adanya sikap idealis tetapi lebih ke sikap realistis.

Pada saat sore hari, tepatnya pukul 16.45.. Ayah Tora kembali ke markas utama Federasi Dunia, dia menanyakan tentang rancangan rencana yang akan dilakukan saat malam hari oleh Presiden sebagai ahli strategi.

“Selamat Sore Presiden, Saya sudah kembali dari melatih calon prajurit militer yang akan mengikuti peperangan malam hari ini. Tentang penyerangan saat malam ini, bisakah Anda menjelaskan rencananya kepada Saya?.. sebagai Jenderal Militer sudah seharusnya saya mengetahui rencananya sekarang” Tanya Ayah Tora dengan Ibu Tora yang ada disampingnya sebagai Jenderal dan Ketua Tim Medis dalam Federasi Dunia.

“Saat malam hari, Saya berencana mengerahkan seluruh prajurit militer dan membagi mereka dalam 3 bagian Fedvister, Fedvister itu sendiri yang berarti “Federasi Divisi Militer” yaitu.. Divisi Militer Tenggara, Divisi Militer Selatan dan Divisi Militer Barat Daya. Dalam divisi tersebut orang-orang terkuat dalam Federasi akan dibagi menjadi 3, Saya, Jenderal dan Ketua Medis akan masuk dalam Divisi Militer Selatan.. Karena disana merupakan pusat dari serangan Kekaisaran, dengan adanya Pejuang terkuat seperti kalian semoga bisa membuahkan hasil kemenangan dari Kekaisaran. Dengan total 1.000.000 pasukan Federasi Dunia, membagi dengan 3 divisi.. setiap divisi berisi sekitar 300.000 pasukan kecuali daerah Selatan yaitu 400.000 pasukan. Dengan begitu Kita dapat menghancurkan Kekaisaran saat mereka beristirahat.”

 

.. Ayah Tora sedang bersiap-siap sebelum melakukan serangan penyergapan yang akan dilakukan malam itu, tetapi dia terheran mengapa Presiden repot-repot  ikut dalam serangan penyergapan tersebut. Padahal dalam Federasi Dunia ia merupakan orang yang sangat penting dalam peperangan selanjutnya. Ayah Tora pun akhirnya hanya menuruti apa yang Presiden rencanakan dan akan melindungi presiden walaupun nyawa adalah taruhannya. Setelah rapat selesai Ayah Tora hendak pergi ke tempat anaknya, yaitu Tora Marusu. Sementara dalam penyerangapan Ayah Tora dan Ibunya menitipkan Tora kepada panti asuhan yang berada di daerah luar dari Republik, jika suatu hal diluar dugaan, maka Tora akan selamat dari penyerangan. Tempat itu terletak di bagian utara dari Republik Veros, tempat itu sangat terpencil karena tidak ada satupun orang yang hidup disana, dengan demikian hanya kedua orang tua Tora dan Presiden yang tau tempat tersebut.

Setiap negara dari Aliansi Federasi Dunia diwajibkan untuk memberik kontribusi seminimal mungkin 100.000 prajurit negara nya masing-masing.. untuk melancarkan serangan berskala besar, dipeerlukan banyak pasukan yang dikerahkan dalam menghancurkan Kekaisaran. Veros, Xyros, Oxyros, Akuros memberikan kontribusi pasukan militer sebanyak 100.000 dengan total 400.000 pasukan itu merupakan pasukan dari Fedvister bagian Selatan. Dixyros dan Sytros memberikan kontribusi 150.000 pasukan sehingga menjadi total 300.000 bagian dari Fedvister bagian Barat., dan Serunos, Dexuros, Maturos memberikan kontribusi 100.000 pasukan sehingga membentuk total pasukan 300.000 yang akan menjadi pasukan Fedvister bagian Timur.

Dalam aliansi dari Kekaisaran terdapat 4 negara, disana mereka memberikan kontribusi prajurit sebanyak 2.250 pasukan elit dari tiap anggota negara Kekaisaran. Prajurit tersebut diwajibkan sudah terlatih dengan medan pertempuran dan harus professional dalam melakukan pekerjaan nya sebagai tentara prajurit militer Kekaisaran. Setiap negara anggota kekaisaran harus memberikan kontribusi sebanyak 197.750 pasukan dalam setiap negara sehingga jika digabungkan dengan seluruh anggota Kekaisaran menjadi 791.000 dan juga 9.000 pasukan elit sehingga menjadi total jika digabungkan menjadi 800.000

Pengepungan ini akan dilakukan di Republik Garos yang dulunya merupakan pusat transportasi dan juga jalur perdagangan antar negara, disana banyak pasukan Kekaisaran yang beristirahat setelah mereka menguasai negara tersebut dan menjadikan Garos menjadi daerah wilayahnya, 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAB 3 AWAL PEPERANGAN “THE MOST HISTORICAL WAR”

Satu minggu setelah pembentukan dari divisi Federasi Dunia, Kekaisaran pun melakukan pergerakan dengan mengirim puluhan ribu pasukan dan 100...